Rabu, 25 Oktober 2017

Pantangan Bagi Ibu Menyusui yang Wajib Diketahui



Pusat Media- Saat ibu menyusui, maka ia tidak hanya menjaga kesehatan dirinya sendiri, tetapi juga kesehatan bayinya. Salah satu caranya dengan menjaga pola makanan atau minuman yang konsumsi. Sudah tau tidak kalau ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui?? Agar buah hati mendapatkan asupan gizi yang maksimal dari ASI, maka Anda harus hati-hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi.

Bayi bisa mengalami masalah pencernaan bahkan bisa sampai keracunan jika Anda tidak memperhatikan makanan. Perut bayi sangat sensitif, beda dengan perut orang dewasa. Usus bayi masih sangat tipis jadi lebih baik Anda harus benar-benar memperhatikan makanan yang boleh dikonsumsi ibu menyusui maupun yang tidak.

Pada masa tahap ini  Anda harus berusaha untuk mendapatkan nutrisi yang penuh agar bayi mendapatkan nutrisi itu dari ASI. Jika setelah melahirkan Anda memberikan ASI pada bayi maka bayi bisa menerima manfaat kolostrum bagi bayi baru lahir dan manfaat ASI untuk bayi baru lahir. Lalu setelah melewati perawatan masa nifas maka Anda berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk merawat bayi. Karena ASI menjadi makanan yang paling penting untuk bayi, maka Anda harus mendapatkan nutrisi yang lengkap dan tepat. Tapi apa saja makanan yang dilarang untuk ibu menyusui sebagai pantangan ibu menyusui, simak informasi dibawah ini.

1.      Ikan laut dengan kandungan merkuri tinggi
Pada dasarnya makanan ibu menyusui memang membutuhkan protein tinggi, termasuk protein nabati dari ikan. Namun sebaiknya ibu menyusui tidak mengkonsumsi ikan laut atau makanan laut yang mengandung merkuri tinggi. Merkuri bisa terserap ke dalam tubuh ibu dan selanjutnya diterima oleh bayi dari ASI. Kandungan merkuri dari ikan bisa menyebabkan keracunan atau resiko penyakit kanker di masa depan. Beberapa ikan yang mengandung merkuri seperti ikan tuna sirip kuning, makarel, hiu dan tongkol laut. Sebagai gantinya Anda bisa memilih makanan sehat untuk ibu menyusui seperti ikan yang kaya dengan omega 3 seperti ikan salmon. 

2.      Coklat
Ibu menyusui juga sama sekali tidak bisa menerima kafein, karena kafein bisa menyebabkan dampak yang serius untuk bayi. Bayi Anda masih sangat muda untuk menerima kafein sehingga bisa menerima beberapa dampak seperti  perut kembung pada bayi, bayi sering menggeliat, bayi sering masuk angin dan gangguan pencernaan termasuk diare, mual dan muntah. Coklat termasuk salah satu jenis makanan yang mengandung kafein. Bahkan kandungan kafein dalam coklat seberat 100 gram bisa mencapai 5 – 35 mg kafein. Selain coklat maka bahan lain yang mengandung kafein seperti teh dan kopi. Semua bahan ini termasuk dalam makanan yang dilarang setelah melahirkan.

3.      Jeruk
Semua jenis buah yang termasuk dalam kelompok buah jeruk sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu menyusui. Jeruk bisa menyebabkan masalah yang sangat berat untuk ibu dan bayi karena jeruk mengandung senyawa yang bisa membuat bayi muntah setelah minum ASI, menangis terus menerus karena perut tidak nyaman dan ruam kulit. Kondisi ini bisa disebabkan karena kandungan vitamin C dalam buah jeruk belum bisa diterima oleh bayi. Sebagai buah pengganti maka ibu bisa mengkonsumsi pepaya, mangga dan nanas.

4.      Makanan pedas
Semua jenis makanan pedas juga termasuk makanan yang dilarang untuk ibu menyusui. Makanan yang memiliki rasa pedas bisa memicu maag pada ibu menyusui, mual, muntah dan diare. Kondisi ini bisa menyebabkan ibu menyusui sakit sehingga tidak bisa merawat bayi dengan baik. Kemudian zat atau rasa pedas dari makanan pedas ini juga akan terserap ke ASI sehingga bayi Anda juga bisa terkena diare. Selain makanan pedas maka rempah-rempah yang memiliki rasa pedas dan kuat juga tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui.

5.      Bawang putih mentah
Bawang putih sering digunakan untuk bumbu memasak dan juga cara memperbanyak ASI. Namun ketika digunakan untuk memasak maka harus dimasak hingga benar-benar matang. Ibu menyusui tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung bawang putih mentah. Aroma bawang putih mentah bisa mempengaruhi aroma dan rasa ASI sehingga terkadang bayi menjadi tidak mau menerima ASI. Selain itu terkadang payudara ibu juga bisa memiliki aroma bawang putih sehingga bayi akan sering menangis saat membutuhkan ASI. Jika Anda berencana makan  bawang putih maka berikan ASI perah untuk bayi.

6.      Makanan ber-MSG tinggi
MSG atau Monosodium glumate adalah zat adiktif yang dapat mengganggu kesehatan. Penggunaan MSG menjadi kontroversi di masyarakat, katanya mengganggu kesehatan tapi masih banyak digunakan di warung-warung makan. Konsumsi MSG akan menyebabkan Anda menjadi pusing dan mengakibatkan gangguan saraf seperti kesemutan, mati rasa, dan leher terasa terbakar. Hal ini juga akan berpengaruh pada kesehatan bayi Anda.

7.      Gandum
Semua jenis makanan yang dibuat dari gandum bisa menyebabkan masalah yang serius untuk pencernaan bayi. Umumnya  bayi yang baru lahir tidak bisa menerima gandum karena reaksi alergi dan kemampuan usus yang belum  bisa mengolah gandum. Kondisi ini sering ditandai dengan BAB berdarah pada bayi, bayi menangis terus menerus dan juga bayi muntah. Jika seperti ini maka ibu sebaiknya tidak makan gandum dan gantikan dengan beras merah yang lebih sehat.

8.      Kerang dan udang
Kerang dan udang termasuk beberapa makanan laut yang sering menyebabkan alergi. Kerang dan udang bisa menyebabkan alergi dengan beberapa tanda seperti bayi menangis terus menerus, mengi, sulit bernafas dan ruam merah pada kulit bayi. Hal yang paling berbahaya adalah jika kerang dan udang bisa menyebabkan bayi henti nafas sesaat akibat reaksi alergi yang berlebihan. Ibu yang menyusui bayi prematur sebaiknya tidak pernah mengkonsumsi makanan laut pemicu alergi sebelum mendapatkan persetujuan dokter yang merawat. 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda. Teriamaksih atas kunjungannya.
Baca juga selengkapnya di Pantangan Ibu Menyusui Terlengkap .







EmoticonEmoticon