Selasa, 10 Oktober 2017

Mengapa Printer Cepat Rusak? Berikut Penyebabnya!


Pusat Media- Printer masih menjadi perangkat yang akrab dengan manusia untuk menjalankan kegiatan sehari-hari seperti bekerja dna berbisnis. Hampir setiap oarang memiliki printer untuk mempermudah rutinitas mereka baik di rumah maupun dikantor. Mulai dari mencetak foto, dokumen, dan file lainnya yang dapat dilakukan dengan perangkat ini. Terlebih lagi, di pasaran saat ini hadir dalam berbagai macam printer yang menawarkan spesifikasi dan fitur menarik. Tak hanya bisa mencetak, printer tersebut dapat memindai (scan), fotocopy dan menghadirkan fitir menarik lainnya. 

Untuk merawat printer agar awet umur dan kualitas cetaknya kita meski mempelajari beberapa penyebab printer cepat rusak. Dengan mengetahui masalah yang bisa menyebabkan printer cepat rusak maka setidaknya kita telah berusaha agar printer tetap berkualitas hasil cetaknya. Sudah menjadi rahasia umum kalau perangkat printer yang paling sering rusak dan bermasalah adalah hanya terletak pada catridge dan printhead saja. Selain komponen itu saya rasa sangat jarang sekali bermasalah.

Jika penggunaan printer yang salah kaprah, tidak menutup kemungkinan kalau printer akan cepat rusak meskipun printer baru kita beli. Salah sedikit saja dalam penggunaan printer maka bisa mengakibatkan masalah besar. Perlu Anda ketahui bahwa harga catridge dan printhead printer (hal paling sering rusak) itu harganya lumayan mahal, bisa mencapai setengah bahkan lebih dari harga printer. Maka daripada itu sebelum menyesal nantinya, pahami dulu bagaimana cara merawat printer yang baik dan apa saja penyebab utama printer cepat rusak?

1. Terlalu Banyak Mencetak
Yang saya maksud terlalu banyak mencetak disini adalah kita mencetak dalam jumlah banyak tapi dilakukan sekaligus. Misal kita mencetak dalam jumlah ratusan halaman lalu praktiknya kita mencetak dalam sekali perintah print saja. Kebiasaan ini adalah hal buruk yang harus kita hindari. Alasannya catridge printer bisa cepat panas sebagai pemicu kejadian penyumbatan permanen pada printhead. Jika prenthead sudah tersumbat tentunya hasil cetak menjadi tidak maksimal lagi dan sangat sulit untuk diperbaiki kecuali dengan menggantinya dengan printhead yang baru.
Jika kita dihadapkan pada tugas mencetak dalam jumlah banyak, maka sebaiknya jangan disekaliguskan hanya dalam satu perintah print. Namun cetaklah secara bertahap, misal 20 lembar saja dalam sekali perintah print. Kemudian beri waktu sekitar 2 hingga 3 menit untuk printhead isitirahat dan lanjutkan kembali mencetak, begitu seterusnya.

2. Sering Kehabisan Tinta
Dengan membiarkan printer atau memaksa printer bekerja sedangkan tinta sudah habis ini adalah kebiasaan buruk juga. Jika terus dibiarkan maka printhead akan rusak total dan tidak bisa digunakan lagi. Segera isi tinta printer jika sudah diketahui tinta akan habis. Jika printer menggunakan tinta dengan sistem infus (CISS) maka akan mudah sekali kita ketahui jika tinta akan habis. Tidak ada alasan lain lagi membiarkan printer dan terus dipaksakan bekerja sedangkan tinta sudah habis.

3. Pengisian Tinta Printer Kurang Tepat
Kasus ini jarang sekali terjadi jika printer menggunakan sistem infus (CISS). Umumnya printer dengan sistem infus akan mudah sekali dalam melakukan pengisian tinta. Kita tidak perlu membongkar tutup printer karena tinta infus dipasang diluar printer. Namun jika printer Anda tidak menggunakan sistem infus, sebaiknya hati-hati dalam pengisian tinta. Tidak baik jika kita suka mengisi tinta (bukan infus) terlalu penuh, karena bisa menimbulkan kebanjiran tinta dan catridge akan bisa jebol.
Disarankan juga Anda selalu menggunakan tinta original. Tidak masalah harganya mahal yang penting printer khususnya catridge atau printhead tetap awet. Selanjutnya ketika Anda melakukan isi ulang tinta, maka gunakan terus tintas asli demi perawatan printer agar tidak cepat rusak.

4. Menyentuh cartridge dengan tangan
Jangan sampai cartridge printer inkjet Anda berada dalam keadaaan di udara. Hindari tangan Anda untuk menyentuh langsung cartridge printer jika Anda belum mengetahui tatacara memegang cardridge yang benar. Sentuhan yang salah pada cartridge akan mengakibatkan cartridge printer Anda rusak sehingga printer Anda tidak bisa menggunakan printer Anda dikarenakan rusak. 

5. Lupa mematikan printer jika sudah selsesai digunakan
Hal ini sering dilakukan oleh orang-orang yang lupa untuk menekan tombol off, termasuk pada saat selesai menggunakan printer untuk mencetak. Sehingga keseringan dalam keadaan on akan membuat printer Anda sering macet dan akan mengalami kerusakan. Sebaiknya setelah selesai menggunakan printer untuk mencetak. Langsug segera dimatikan atau ditekan tombol off yang ada pada tombol printer Anda. 

Sebetulnya banyak sekali sebagai pemicu penyebab printer cepat rusak. Printer bisa rusak disebabkan sumber tegangan listrik, cara merawat yang salah, dan salah dalam menggunakan printer. Semua penyebab itu bisa terjadi karena keteledoran pengguna atau mungkin karena ketidaktahuan bagaimana cara merawat printer dengan benar. Jika kita tidak merawat printer dengan baik maka komponen lainnya juga akan cepat rusak. Memaksa printer untuk mencetak pada tegangan listrik yang tidak normal bisa menyebabkan printer cepat rusak juga. 

Jadi, hindari kecerobohan dan rawat printer dengan baik sehingga mendapatkan hasil printer yang berkualitas. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.



EmoticonEmoticon