Sabtu, 07 Oktober 2017

Manfaat Bawang Dayak Bagi Kesehatan (Solusi Dari Berbagai Macam Penyakit)



Pusat Media- Bawang Dayak adalah tanaman yang memiliki nama latin Eleutherine palmifolia. Bawang dayak berasal dari hutan Kalimantan Barat memiliki khasiat dahsyat dalam pengobatan aneka penyakit. Namun si umbi ajaib ini belum banyak dikenal masyarakat luas sehingga baru sebagian saja yang memanfaatkan keampuhannya. Masyarakat Dayak biasa menyebutnya dengan “bawang hutan atau bawang kambe” sudah lama dipakai masyarakat setempat untuk pengobatan aneka penyakit.

Kandungan senyawa aktif dalam bawang dayak sangat lengkap sehingga sangat wajar khasiatnya banyak. Kandungan nutrisi yang ada pada bawang merah sering dimanfaatkan untuk pengobatan alami yang tidak menimbulkan efek berbahaya. Kandungan yang terdapat di dalam umbi ini antara lain, kalium, serat, zat besi, vitamin C, dan asam folat. Zat-zat tersebutlah yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan. Bawang dayak dapat digunakan langsung secara segar atau dikeringkan.

Untuk mendapatkan khasiat maksimal, sebaiknya bawang dayak diperoleh ketika pertumbuhannya mencapai puncak vegetatif, yaitu ketika baru muncul kuncup bunga. Khasiat bawang dayak dapat menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari yang ringan hingga penyakit berbahaya, bahkan mematikan. Misalnya, diabetes mellitus, jantung koroner, hipertensi, tuberkulosis, bronkitis, radang rektum, asam urat, radang prostat, ambeien, peluruh lemak, bisul, hepatitis, dan peningkat gairah seksual.

Umbi bawang dayak mengandung beberapa senyawa fitokimia yakni alkaloid, fenoklil, steroid glikosida, flavonoid dan tanin. Alkaloid merupakan bahan organik yang mengandung nitrogen sebagai bagian dari heterosiklik. Bahkan senyawa alkaloid, flavonoid, glikosida dan sopanin memiliki aktivitas hipoglemik atau penurunan kadar glukosa darah sangat bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes melitus, bahkan alkaloid yang ada dapat berfungsi sebagai anti mikroba, dan kandungan tanin yang ada dapat digunakan sebagai obat sakit perut.

Kekuatan aktivitas antioksidan senyawa flavonoid tergantung pada jumlah dan posisi dari gugus OH dalam molekul flavonoid. Semakin banyak gugus OH, aktivitas antiradikalnya semakin tinggi. Beberapa penelitian dan pengujian telah dilakukan untuk membuktikan khasiat bawang dayak. Di antaranya oleh Fakultas Farmasi ITB Bandung yang mengkaji pengaruh pengolahan simplisia terhadap kandungan metabolit utama bawang dayak. 

Namun, ada tatacara pengolahan obat herbal ini yang harus diperhatikan agar menimbulkan efek yang tepat bagi penderita dan tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan penderita. Sehingga harus tau tatacara pengolahannya sebagai berikut:

1. Kebanyakan bawang dayak diolah dengan cara direbus dan diambil airnya lalu diminum. Cara ini dianggap paling efektif dan paling cepat diserap oleh tubuh, cocok untuk merunkan kadar gula dan melancarkan buang air kecil. Dan untuk beberapa penyakit seperti mencret darah maupun penyakit yang ada di dalam, bisa membuat ramuan dengan menambahkan adas dalam air rebusan.

2. Cara pengolahannya juga bisa menambahkan beberapa bumbu dapur seperti kencur, temugiring dan jati belanda bagi yang ingin menurunkan berat badan, dan bagi wanita bisa menambahkan cabai jawa dalam air rebusan yang sangat baik untuk kesehatan kewanitaan. 

3. Selain itu, cara pengolahan bawang dayak adalah dengan cara direbus saat umbinya masih segar atau dengan cara membakar umbi bawang dayak dan mengambil sarinya kemudian diminum untuk mendapatkan hasil yang baik.

4. Pengolahan bawang dayak dapat juga dengan dibuat manisan dari bawang dayak ini, dengan cara memotong umbinya setelah dicuci bersih kemudian dipotong setebal 1 sampai 2 mm lalau dikukus selama kurang lebih 5 menit saja dan dimasak dengan dengan gula yang dibuat karamel seperi dilumuri hingga tercampur dan mengeras.


Begitulah cara membuat ramuan bawang dayak yang tepat sehingga dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit dengan cara yang juga tepat. Semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungan Anda.


EmoticonEmoticon